Kamis, 23 Mei 2013



Asal Mula Kehidupan di Bumi

Kita tentu telah memahami bahwa bumi kita ini dahulu kala terbentuk dalam keadaan sangat panas dan pijar. Secara perlahan-lahan bumi mengadakan kondensasi atau menjadi lebih dingin sehingga pada suatu saat terbentuklah kerak atau kulit bumi. Yang berbentuk cair membentuk samudra atau hidrosfer, yang berbentuk gas disebut atmosfer dan yang berbentuk padat disebut litosfer. Pada saat ini kulit bumi tersebut dihuni oleh berbagai jenis makhluk hidup yang beraneka ragam. Lapisan bumi yang dihuni oleh berbagai makhluk hidup itu kita sebut biosfer. Maka pertanyaan yang timbul adalah dari mana dan kapankah makhluk-makhluk hidup itu datang atau timbul di bumi kita ini? bagaimana pula ia dapat menjadi begitu banyak dan beraneka ragam? Bahkan pertanyaan sampai kepada asal-usul manusia, benarkah manusia berasal dari monyet? Marilah kita kaji bagaimana pandangan ilmu pengetahuan alam atas masalah tersebut di atas.

a. Kapan mulai ada kehidupan di bumi?
Seperti telah di uraikan, umur dari suatu batuan ditentukan dengan cara analisis perbandingan zat radioaktif dengan zat hasil luruhannya. Dengan metode tersebut dapat diperkirakan bahwa bumi telah membentuk batuan sejak 5 ribu juta tahun yang lalu. Dari penelitian berbagai batuan ternyata terdapat batuan yang berumur 3,5 ribu juta tahun yang menunjukan tanda-tanda sisa kehidupan atau fosil. Ini berarti pada saat itu telah ada kehidupan di bumi.


b. Darimana asal mula kehidupan di bumi?
Ada berbagai pendapat berupa hipotesis ataupun teori untuk menjawab pertanyaan tersebut.
1. Generatio Spontanea
Sebelum abad 17 orang menganggap bahwa makhluk hidup itu terbentuk secara spontan atau terbentuk dengan sendirinya. Contoh: ulat timbul dengan sendirinya dari bangkai tikus, cacing timbul dengan sendirinya dari dalam lumpur, dari gudang padi, ternyata munculah tikus. Faham ini disebut juga abiogenesis makhluk hidup dapat terbentuk dari bukan makhluk hidup, misalnya dari lumpur timbul cacing. Faham ini antara lain dipelopori oleh Aristoteles.
2. Cosmoza
Ada pendapat bahwa makhluk hidup di bumi ini asal usulnya dari luar bumi, mungkin dari planet lain. Benda hidup yang datang itu mungkin berbentuk spora yang aktif jatuh ke bumi lalu berkembang biak. Pendapat atau hipotesis ini terlalu lemah karena tidak didukung oleh fakta-fakta dan juga tidak menjawab asal mula kehidupan itu sendiri.
3. Omne Vivum Ex Ovo
Fransisco Redi (1626-1697) ahli biologi bangsa Italia dapat membuktikan bahwa ulat pada bangkai tikus berasal dari telur lalat yang meletakkan telurnya dengan sengaja disitu. Dari berbagai percobaannya yang serupa ia memperoleh kesimpulan yang serupa yaitu bahwa asal mula kehidupan itu adalah telur atau omne vivum ex ovo.
4. Omne Ovo Ex Vivo
Lazzaro Spallanzani (1729-1799) juga ahli bangsa Italia dengan percobaannya terhadap kaldu, membuktikan bahwa jasad renik atau mikroorganisme yang mencemari kaldu dapat membusukkan kaldu itu. Bila kaldu ditutup rapat setelah mendidih maka tidak terjadi pembusukan. Ia mengambil kesimpulan bahwa untuk adanya telur harus ada jasad hidup terlebih dahulu. Maka munculah teorinya omne ovo ex vivo atau telur itu berasal dari makhluk hidup.
5. Omne Vivum Ex Vivo
Louis Pasteur (1822-1895) sarjana kimia Perancis melanjutkan percobaan Spallanzani dengan percobaan berbagai mikroorganisme. Akhirnya ia berkesimpulan bahwa harus ada kehidupan sebelumnya, agar tumbuh kehidupan yang baru atau disebut omne vivum ex vivo. Teori ini disebut juga teori Biogenesis dengan konsep dasar bahwa yang hidup itu tentu berasal dari yang hidup juga. Dengan teori biogenesis ini maka teori abiogenesis ditinggalkan orang. Akan tetapi dengan demikian asal mula kehidupan mulai kembali menjadi masalah yang belum terungkap, namun hampir semua para ahli sependapat bahwa asal mula kehidupan itu timbul di bumi kita ini, bukan dari angkasa luar.
6. Teori Urey
Harold Urey (1893) seorang ahli kimia dari Amerika Serikat mengemukakan bahwa atmosfer bumi pada awal mulanya kaya akan gas-gas metana (CH4), amoniak (NH3), hidrogen (H2) dan air (H2O). Zat-zat itu merupakan unsur-unsur penting yang terdapat dalam tubuh makhluk hidup. Diduga karena adanya energi dari aliran listrik halilintar dan radiasi sianr kosmos unsur-unsur itu mengadakan reaksi-reaksi kimia membentuk zat-zat hidup. Zat hidup yang mula-mula terbentuk kira-kira sama dengan keadaan virus yang kita kenal sekarang. Zat itu berjuta-juta tahun berkembang menjadi berbagai jenis organisme.




Rabu, 24 April 2013

dampak perkembangan IPTEK terhadap masyarakat dalam kehidupan sehari-hari


Dampak perkembangan IPTEK terhadap masyarakat dalam kehidupan sehari-hari

Pada era globalisasi pada masa sekarang ini, memaksa masyarakat Indonesia untuk bisa mengenal dan memahami berbagai perkembangan IPTEK, namun demikian tidak sedikit dari kita yang serba ketinggalan dengan perkembangan IPTEK. Perkembangan IPTEK memang memberikan sisi positif namun terkadang juga membawa dampak yang buruk.

Dalam kehidupan sehari-hari bisa dilihat dari penggunaan Internet oleh masyarakat Indonesia khususnya kalangan remaja. Internet dalam kehidupan sehari-hari dizaman era globalisasi ini sangat diperlukan sekali oleh masyarakat. Seperti untuk mengetahui berita-berita yang sedang up to date dan memberikan akses yang cepat untuk memenuhi keperluan manusia. Internet itu suatu perangkat pintar yang sangat mudah diperoleh oleh manusia.

Internet memberi banyak manfaat bagi masyarakat dalam berkomunikasi dan mengakses perkembangan yang ada diseluruh dunia. Bahkan dengan hadirnya warnet saat ini memberikan dampak yang cukup luar biasa terhadap perkembangan internet, dan warnet pula yang berkontribusi dalam pengenalan Internet ke masyarakat Indonesia. Munculnya handphone pintar (smartphone) juga salah satu media elektronik yang mendukung perkembangan Internet di masyarakat dan tidak mengenal usia.

Salah satu akses pendukung untuk berkomunikasi saat ini adalah e-mail yang sering dijadikan alat untuk menyebarkan berita kepada orang yang diinginkan, meski sekarang lebih banyak lagi fitur-fitur pendukung untuk berkomunikasi melalui internet, contohnya: twitter, facebook, yahoo, dsb. Dengan Internet manusia akan menjadi lebih pintar karena semua berita menjadi lebih transparan, baik berita ekonomi, politik , sosial, budaya, dan pengetahun teknologi.

Dari Internet memang banyak sekali manfaat-manfaat positif yang dapat diperoleh, namun kita juga harus mewaspadai dampak negatif yang terkandung didalam perkembangan internet. Karena dampak positif dan negatifnya 1:1 atau seimbang. Berikut contoh dampak positif dan negatif pada perkembangan Internet.

Dampak positif pada internet:

  •   Membantu pekerjaan manusia menjadi lebih mudah, cepat dan efesien.
  •   Sebagai akses komunikasi yang mudah.
  •  Sebagai sumber informasi yang luas tanpa batasan ruang dan waktu.
  •  Memudahkan untuk mendownload (game, music, artikel, dll)
Dampak negatif pada internet:
  • Menyebabkan ketagihan/kecanduan (Internet Addiction Disorder).
  • Bisa merusak moral para remaja yang umumnya dengan mudah mengakses gambar maupun video porno yang marak di Internet.
  • Menimbulkan tindak kejahatan baru lewat internet, seperti prostitusi atau penipuan belanja online.
  • Bisa membuat pelajar menjadi malas berpikir karena adanya googling di Internet.
Karena di Internet banyak menghadirkan efek yang tidak baik, kita sebagai pengguna harus lebih waspada menggunakannya, terutama dikalangan anak-anak dibawah umur, dan para remaja.

sumber:http://imronfauzi.wordpress.comv

Selasa, 19 Maret 2013

Bagaimana manusia selalu berusaha memuaskan keingintahuannya

PERKEMBANGAN ALAM PIKIRAN MANUSIA

Bagaimana cara manusia memuaskan rasa ingin tahunya?

Bertanya dengan orang lain atau dengan cara menyelidiki sendiri rasa keingintahuannya. Sampai merasa puas dan mengetahui jawaban yang sesungguhnya.

Apasih rasa ingin tahu itu?

Rasa ingin tahu adalah tabiat manusia yang hirarki. Tabiat ingin tahu manusia terhadap sesuatu. Karena manusia adalah makhluk yang paling sempurna diantara makhluk lainnya, diberikan oleh Maha Pencipta kepada manusia yaitu “akal pikiran”. Oleh karena itu manusia disebut sebagai homo sapiens (makhluk berpikir).Rasa ingin tahu adalah rasa penasaran yang alami dari manusia, suatu emosi yang berkaitan dengan perilaku ingin tahu seperti eksplorasi, investigasi, dan belajar. Rasa ingin tahu merupakan dorongan untuk tahu hal-hal yang baru, rasa ingin tahu adalah pendorong utama untuk proses belajar manusia.

Manusia memiliki naluri, nalari, dan nurani. Sedangkan makhluk lain seperti hewan hanya memiliki naluri. contohnya ingin mendapatkan makan dan minum,berkembang biak dan bertahan dari pemangsa. Berbeda dengan manusia yang memiliki  nalari ,manusia dapat melakukan penalarannya dengan pemikiran yang logis dan analisis. Rasa ingin tahu manusia akan terus berkembang dari yang mudah untuk dijawab sampai yang sulit untuk dijawab. Contoh pertanyaan yang mudah untuk dijawab “pensil” digunakan untuk apa sih? Jawaban nya untuk “menulis”. Berbeda dengan pertanyaan yang sulit misalnya “kapan hari kiamat tiba”? Jawabnya “wallahualam” artinya Allah yang lebih mengetahui.

Di kehidupan sehari-hari yang paling rendah dari keingintahuan manusia adalah nonton tayangan infotainment (gossip). Saat ini televisi di Indonesia mempunyai banyak tayangan infotainment. Lagi dan lagi diterpa tayangan yang sama lebih dari 10 kali setiap harinya, sampai hafal apa yang terjadi dengan para public figure.Rasa ingin tahu yang terus berkembang tanpa batas menimbulkan pembendaharaan pengetahuan pada manusia itu sendiri. Namun tidak semua rasa ingin tahu yang ada dalam diri kita bisa menjadi positif, terkadang juga bisa menjadi negative untuk diri kita.
                                                                                                  

Minggu, 28 Oktober 2012

Manusia dan Cinta Kasih

Manusia dan Cinta Kasih
Apa pengertian manusia ….?
Manusia adalah makhluk yang sempurna yang diciptakan Tuhan di Dunia ini. Mereka dibekali akal fikir dan perasaan serta budi pekerti. Cinta kasih termasuk didalam kategori perasaan yang saling membutuhkan dan mencurahkan perhatian kepada pasangan lawan jenis yang sering kita sebut sebagai kasih sayang. Setiap orang yang hidup didunia ini pasti memiliki rasa cinta kasih yang menimbulkan rasa sayang. Perlu diketahui bahwa cinta kasih ini terdiri dari beberapa macam dan perwujudan nyata didunia antara lain :
*Cinta kasih terhadap sesama,
*Cinta kasih terhadap hewan dan tumbuhan,
*Cinta kasih terhadap semua yang Tuhan berikan kepada manusia, dan terutama Cinta kasih terhadap sang pencipta.
Menurut kamus umum bahasa Indonesia karya W.J.S Poerwadarminta, cinta adalah rasa sangat menyukai atau rasa sayang , ataupun rasa sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata kasih artinya perasaan sayang atau cinta atau menaruh belas kasihan. Dengan kata lain cinta dan kasih memiliki hampir kesamaan arti tetapi kata kasih memperkuat arti dari cinta.
Terdapat perbedaan antara cinta dan kasih, cinta lebih mengandung pengertian tentang rasa yang mendalam sedangkan kasih merupakan pengungkapan untuk mengeluarkan rasa, mengarah kepada yang dicintai. Cinta sama sekali bukan nafsu.
Perbedaan antara cinta dengan nafsu adalah sebagai berikut:
1. Cinta itu membahagiakan, Nafsu itu membahayakan
Cinta yang sebenarnya selalu menunjukkan jalan atau arah menuju kebahagiaan bagi orang-orang yang menjalaninya. Seorang pecinta yang sudah menemukan dan memahami makna cinta sejati dalam dirinya akan berada pada kondisi yang membahagiakan. Sebaliknya, orang-orang yang terkecoh dengan nafsu dan menganggap nafsu adalah cinta akan berada dalam kondisi yang membahayakan.Kita tidak bisa memungkiri, di mana ada kebaikan, di situlah setan menggoda manusia agar terjerumus ke dalam keburukan.


Cinta dan nafsu seperti dua sisi dari mata uang yang sama. Cinta adalah sisi positif, nafsu adalah sisi negatif dan uang itu adalah hubungan. Seseorang yang mencintai pasangannya dengan sebenar-benarnya cinta akan mengarahkan hubungannya menuju kebahagiaan sejati dengan cara menjaga dan menyayangi pasangannya. Tanpa bermaksud untuk merusak dan menyakiti. Lain halnya dengan orang-orang yang menjalin hubungan dengan landasan nafsu, mereka akan membawa hubungannya kearah kebahagiaan yang semu dan hanya berorientasi pada fisik, dalam hal ini sex. Yang justru akan menjerumuskan mereka ke dalam situasi yang membahayakan.


2. Cinta bikin kita ketawa, Nafsu bikin kita kecewa
Kalau diibaratkan hubungan seperti sawah, maka cinta adalah padi dan nafsu adalah rumput liar. Nah, ketika ketika seseorang menanam padi (cinta) di sawah (hubungan) maka secara otomatis akan tumbuh juga rumput liiar (nafsu). Kalau orang itu sudah mengetahui dan memahami apa itu padi (apa itu cinta), maka dia akan segera memangkas rumput liar itu (nafsu) yang tumbuh di sawahnya (hubungan). Ketika tiba masa panen, orang ini akan menuai hasil sawahnya (hubungan) yang ditanami padi (cinta) itu tadi berupa buah padi (kebahagiaan). Lain dengan orang-orang yang terkecoh yang menyangka rumput liar (nafsu) sebagai padi (cinta). Mereka akan memelihara rumput liar (nafsu) dan tanaman padinya (cinta) akan mati. Pada saat panen, tentu yang mereka dapat hanyalah sekarung rumput liar (nafsu) yang tidak enak dimakan (kekecewaan).


3. Cinta selalu ingin memberi, Nafsu hanya ingin diberi
Saya rasa maksud dari poin ketiga ini sudah jelas. Cinta adalah memberi. Ketika seseorang menjalin hubungan atas dasar cinta maka hal pertama yang dilakukannya adalah memberikan yang terbaik kepada pasangannya, bukan ingin diberi. Logikanya, kalau kita dan pasangan sama-sama ingin memberi (kita ingin memberi kepada pasangan dan pasangan ingin memberi kepada kita) secara otomatis keduanya akan menerima. Tapi kalau kita dan pasangannya inginnya diberi (pasangan ingin diberi dan kita juga ingin diberi) lalu siapa yang akan memberi..? Pada akhirnya yang terjadi justru tidak ada yang akan diberi karena tidak ada yang ingin memberi.


4. Cinta ingin menyayangi, Nafsu ingin menggerayangi
Bagaimana cara kamu memperlakukan pasanganmu?
Dan bagaimana cara pasanganmu memperlakukan kamu?
Ini adalah cara termudah untuk membedakan mana cinta, mana nafsu..?


Landasan seseorang dalam menjalin hubungan akan sangat menentukan pada bagaimana cara orang tersebut memperlakukan pasangannya. Orang yang menjalin hubungan dengan landasan cinta akan senantiasa memperlakukan pasangannya dengan cara-cara yang baik. Menjaga, menyayangi, memperhatikan dan selalu memberikan yang terbaik. Sebaliknya orang orang yang menjalin hubungan karena nafsu cenderung memperlakukan pasangan ke arah fisik. Setiap kali bertemu, inginnya menciumi dan diciumi, setiap kali berdua inginnya dipeluk dan memeluk, digerayangi dan menggerayangi, dan yang lebih parah lagi kalau sampai kearah hubungan sex.


5. Cinta yang terbaik, Nafsu yang terbalik
Cinta selalu berusaha untuk menjadi yang terbaik, berusaha memberikan yang terbaik untuk pasangan dan selalu memperlakukan pasangan dengan cara-cara yang baik. Bagaimana dengan nafsu..? Sebaliknya, nafsu selalu ingin diberi dan cenderung memperlakukan pasangan ke arah yang menyesatkan.

Cinta kasih adalah dimana seseorang mempunyai perasaan yang tulus tanpa ada pamrih apapun. Cinta dapat terjadi berkat anugrah tuhan yang maha esa dimana manusia mempunyai perasaan yang tidak bisa dibohongi. Setiap manusia pasti mempunyai perasaan tersebut dan manusia juga berhak memilikinya tetapi manusia tidak berhak untuk memaksakan kehendak orang untuk mencintainya.
Cinta begitu kompleks untuk dijabarkan sebab cinta sangat indentik dengan perasaan hati nurani seseorang yang paling mendalam, Disamping itu cinta tidak sulit untuk dikatakan dari kata-kata, tapi cinta begitu mudah untuk diungkapkan dari hati nurani seseorang.
Cinta kasih dimana seseorang bersedia untuk menangis dan tertawa dengan orang yang dia cintainya. Cinta tidak dapat kita hindarkan tetapi cinta dapat kita pelajari dengan cara melihat pengalaman-pengalaman hidup yang kita hadapi. Banyak orang menghindari perasaan cinta padahal cinta adalah anugrah tuhan yang paling indah walaupun cinta terkadang menyakitkan. Sesungguhnya cinta adalah menanggung resiko apapun yang kita rasakan dan bersyukur atas pemberian dari tuhan sebab kita dapat tahu arti dari seluk beluk cinta kasih.
Cinta kasih juga harus kita jalanin apa adanya dengan rasa tenang tanpa adanya rasa resah, ragu, dan juga takut sebab cinta adalah hakekat hati kita yang sangat mendalam hanya rasa syukurlah yang dapat merasakan ketenangan dari cinta kasih.
Cinta juga selalu menyatakan unsur  - unsur dasar tertentu yaitu:
§   Pengasuhan, contohnya cinta seorang ibu kepada anaknya.
§     Tanggung jawab, adalah tindakan yang benar – benar bedasarkan atas suka rela.
§    Perhatian, merupakan suatu perbuatan yang bertujuan untuk mengembangkan pribadi orang   lain, agar mau membuka dirinya.
§    Pengenalan, merupakan keinginan untuk mengetahui rahasia manusia.
Menurt Erich Fromm, ada lima syarat untuk mewujudkan cinta kasih, yaitu:
1.       Perasaan
2.    Pengenalan
3.    Tanggung jawab
4.    Perhatian
5.    Saling menghormati
Ciri-ciri dari cinta :
  Cinta bersifat manusiawi
  Cinta bersifat rokhaniah
  Cinta menunjukkan perilaku memberi
Cinta bersumber dari banyak beberapa hal:
1.      Cinta keibuan: Dimana seorang ibu menyayangi anaknya dengan rasa ikhlas dan menyayanginya melebihi apapun.
2.      Cinta pertemanan: Dimana selalu ada setia kekawanan setiap saat dan suka duka selalu dijalani bersama
3.     Cinta persaudaraan: Cinta persaudraan tidak mengenal adanya batas – batas manusia berdasarkan SARA tetapi saling melakukan perbuatan yang baik.
4.      Cinta diri sendiri: Dimana sesorang mencintai diri sendiri tanpa adanya rasa ego terhadap orang lain tetapi belajar untuk memahami mencintai sesorang dari diri sendiri terlebih dahulu
5.      Cinta terhada tuhan: Dimana setiap manusia menjalankan perintah-perintah tuhan tanpa adanya melanggar.
6.      Cinta erostis adalah kasih sayang yang bersumber dari cinta erotis (birahi) merupakan sesuatu yang sifatnya khusus sehingga memperdayakan cinta yang sesunguhnya. Namun, bila orang yang melakukan hubungan erotis tanpa disadari rasa cinta didalamnya tidak mungkin ada rasa cinta.
Ada tiga tingkat cinta :
1.      Cinta atas dasar harapan mendapat sesuatu : yaitu ketika seorang yang mencintai kekasihnya karena menginginkan sesuatu dari kekasihnya itu. Dan sesuatu yang diinginkannya itu biasanya berujud materi.
2.      Cinta atas dasar mengharap ridho kekasih : yaitu mencintai kekasih karena semata mengharap ridhonya. Orang yang memiliki cinta tingkat kedua ini akan melakukan apapun secara sukarela dengan tujuan agar kekasih mendapatkan kebahagiaan. Agar kekasih memperoleh kesenangan. Agar kekasih terhindar dari marabahaya, dll. Terkadang dia berani mengambil resiko besar dalam melakukan hal-hal tersebut. Terkadang dia bersedia melakukan sesuatu yang konyol dan memalukan. Terkadang dia mau melakukan sesuatu yang tidak masuk akal.
3.      Cinta atas dasar mengharap Ridho Allah sekaligus ridho kekasih : inilah cinta sejati. Inilah cinta tertinggi. Pada cinta jenis kedua (mengharap ridho kekasih), adakalanya orang tersebut melakukan sesuatu dengan tulus namun apa yang dilakukannya itu tidak diridhoi oleh Allah, Sang Pencipta Cinta. Artinya apa yang dilakukannya itu menyimpang dari aturan-aturan agama. Jika demikian adanya, maka dia dan kekasihnya tidak akan merasakan kebahagiaan sejati. Yang dirasakannya hanyalah kesenangan jangka pendek dan bersifat semu.
Berdasarkan arah pandanganya, cinta kasih manusia dapat dibedakan menjadi dua, yaitu:
1.     Cinta kasih secara vertikal yaitu meliputi cinta kasih terhadap Tuhan sebagai sang pencipta, termasuk apapun yang berhubungan langsung dengan Tuhan itu sendiri. Seperti Cinta kasih terhadap Agama, Nabi, KitabSuci, Malaikat, dan lainnya.
2.    Cinta kasih secara horisontal yaitu meliputi cinta kasih terhadap lingkungannya. seperti Cinta kasih terhadap antar sesama Manusia, Alam, Hewan dan Tumbuhan

Dari pokok masalah inilah cinta kasih sangat diperlukan dalam kehidupan manusia, berbangsa dan bernegara. Banyak kejadian yang tidak menunjukkan rasa cinta kasih terhadap sesama, contihnya : penganiayaan, pelecehan, dan sebagainya. Semua itu adalah perwujudan sejak mulai kikisnya rasa cinta kasih didalam diri manusia sekarang ini. Jika rasa cinta kasih ini sudah luntur, maka akan luntur juga rasa kasih sayang dan kemesraan dalam kehidupan bermasyarakat.

            Sumber: